[Teaser] Nokodai Badminton Cup 2014

COMING SOON NOKODAI BADMINTON CUP 2014 on March 16th, 2014 Held by Student Association of Indonesian in Tokyo University of Agriculture and Technology (PPI NOKODAI) In collaboration with Student Association of Indonesian in More »

[Reminder] Come and Join with ASEAN Job Fair 2015

ASEAN Job Fair adalah ajang pencarian kerja terbesar untuk mahasiswa ASEAN di Jepang. Acara ini diselenggarakan oleh ASEAN Youth Network in Japan (AYNJ) dan Intelligence, perusahaan Jepang yang bergerak dalam bidang sumber More »

Penyambutan Mahasiswa Baru Kanto 2013/2014

Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013, PPI Kanto bekerjasama dengan PPI GRIPS mengadakan acara diskusi dan sharing dalam rangka penyambutan mahasiswa baru Indonesia di daerah Kanto untuk semester genap tahun ajaran 2013/2014. More »

Kunjungan PPI Kanto dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo ke PPI Gunma

  Pada Sabtu, tanggal 7 September 2013, ketua PPI Kanto (Pramudita Satria Palar) beserta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo (Bapak Dr. Iqbal Djawad) mengunjungi prefektur Gunma untuk bertemu dengan para More »

ASEAN Festival 2013

Sabtu (20/7) silam, PPI Kanto dan PPI Jepang turut meramaikan event yang diselenggarakan oleh ASEAN Youth Network in Japan yang bertajuk 8th ASEAN Festival. Seperti tahun-tahun sebelumnya, event ini diadakan di Hollywood More »

Seminar Motivasi dan Beasiswa PPI Kanto – Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT)

Hari Selasa tanggal 26 Maret 2013, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kanto bekerja sama dengan Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) melaksanakan kegiatan seminar motivasi dan beasiswa untuk siswa Indonesia yang sedang menempuh More »

 

Berkenalan dengan GRIPS: Kampus calon pemimpin kebijakan publik masa depan

Halo sahabat-sahabat sekalian

Kali ini tim PPI kanto akan melaporkan hasil ngobrol bareng dengan rekan-rekan pengurus PPI GRIPS, seperti liputan sebelumnya dalam artikel ini kita akan berkenalan secara singkat dan padat tentang GRIPS dan PPI-nya.

National Graduate Institute for Policy Studies atau disingkat GRIPS adalah salah satu institut nasional terkemuka yang fokus utamanya adalah kebijakan publik, institut baru ini didirikan pada tahun 1997 dan dikhususkan untuk program S2 dan S3 (graduate program). Beraneka-ragamnya bidang ilmu sosial (khususnya dalam ranah kebijakan publik) serta para pelajar dari berbagai Negara dengan latar belakang birokrat serta para peneliti, GRIPS dikenal sebagai salah satu institut yang dapat disetarakan sebagai LSE-nya Asia, LSE sendiri adalah London School of Economic and Political Science.

Link untuk website GRIPS dapat diakses di: http://www.grips.ac.jp/en/

Kampus grips dari arah gerbang depan (sumber foto: www.grips.ac.jp)

Kampus grips dari arah gerbang depan (sumber foto: www.grips.ac.jp)

Terdapat beberapa program pasca sarjana yang dapat ditempuh di institut ini, dan setiap program biasanya memiliki sistem tertentu, antara lain program EPP (Economics, Planning and Public Policy Program), YLP (Young Leaders Program), PF (Public Finance), MP (Master’s Program of Public Policy), MEP (Macroeconomics Policy Program), dan DMP (Disaster Management Polcy Program).

Sebagian besar pelajar Indonesia di GRIPS merupakan mahasiswa dari program EPP (Economics, Planning and Public Policy Program), info lengkap program ini dapat diakses di: http://www.grips.ac.jp/en/pstudents/inter_programs/economic/ . Program ini merupakan kerjasama GRIPS dengan pemerintah Indonesia, dimana para pelajar menempuh pendidikannya selama satu tahun di perguruan tinggi Indonesia dan satu tahun berikutnya di GRIPS. Beasiswa yang digunakan untuk program EPP ini berasal dari Bappenas dan juga Kementerian Keuangan. Pada dasarnya, program ini dapat diikuti oleh para PNS di lingkungan pemerintah daerah (PEMDA) maupun yang berasal dari kementerian lembaga.

Sedangkan sebagian pelajar Indonesia lainnya di GRIPS mengambil program YLP, MP, MEP dan PF. Beasiswa yang digunakan oleh teman-teman mahasiswa Indonesia untuk program-program tersebut berasal dari berbagai sumber seperti program SPIRIT World Bank, ADB dan juga JICA.

Seperti yang diutarakan oleh Dimas Adityo, Ketua PPI GRIPS, bahwasanya sebagian besar para pelajar Indonesia di GRIPS adalah para birokrat atau pegawai negeri sipil yang dalam masa tugas belajar, harapannya dari program ini akan “terlahir” para pemimpin pengambil kebijakan masa depan yang juga memiliki jaringan kerjasama bilateral serta multilateral.

Selain itu, terdapat juga berbagai program S2 dan S3 lainnya serta beasiswa dari berbagai institusi dan perusahaan internasional seperti world bank, MEXT (pemerintah Jepang), Mitsubishi Scholarship, dll. Jadi rekan-rekan yang non-PNS pun juga memiliki kesempatan yang besar untuk bisa studi lanjut di GRIPS.

Link untuk informasi program S2 & S3 di GRIPS:http://www.grips.ac.jp/en/admissions/index/

Keluarga besar PPI GRIPS (Doc: PPI GRIPS)

Keluarga besar PPI GRIPS (Doc: PPI GRIPS)

Menjalani studi di GRIPS memiliki beberapa keunggulan menurut testimoni para pelajar Indonesia, berikut beberapa poin keunggulan tersebut:

    • Fasilitas yang lengkap, GRIPS melengkapi para mahasiswanya dengan meja belajar khusus plus laptop dan koneksi internetnya per mahasiswa termasuk adanya fasilitas klinik kesehatan. Kemudian pelayanan dan pembimbingan dariinternational office yang sangat mendukung bagi mahasiswa internasional yang kurang mampu dalam bahasa jepang hampir untuk segala macam hal. Dan yang paling utama yaitu adanya fasilitas ruangan khusus untuk ibadah, bahkan bisa digunakan juga untuk sholat jum’at berjamaah.
    • Akses dan lingkungan akademik yang kondusif, GRIPS memiliki banyak kerjasama dan koneksi dengan berbagai institusi internasional dan para ahli di bidang kebijakan, IT, dll. Keunggulan ini memberikan kesempatan yang luas untuk diselenggarakannya berbagai seminar internasional serta kunjungan dari berbagai tokoh internasional. Berbagai peluang tersebut dengan sangat mudah dapat diakses oleh para mahasiswa GRIPS termasuk para pelajar Indonesia di GRIPS.
    • Lokasi strategis, Roppongi yang merupakan salah satu pusat kota di Tokyo memberikan kemudahan untuk menemukan berbagai fasilitas belanja, hiburan, edukasi,dll.
    • Kontruksi gedung, bangunan gedung GRIPS didesain sedemikian rupa sehingga memiliki nilai estetika yang berbeda dengan kebanyakan gedung universitas lainnya di Jepang. Selain itu gedung GRIPS juga dikenal sebagai center of emergency jika terjadi gempa yang menuntut adanya evakuasi.
    • Kegiatan kemahasiswaan, banyak aktivitas kemahasiswaan dari yang bersifat hiburan hingga diskusi formal yang sering diadakan oleh perkumpulan mahasiswa internasional maupun perkumpulan mahasiswa Jepang sendiri. Salah satu yang utama dan PPI GRIPS rutin berpartisipasi aktif adalah kegiatanInternational Culture Day, yaitu kegiatan pameran dan pagelaran kebudayaan dari seluruh negara asal para mahasiswa di GRIPS,

“GRIPS sangat memanjakan mahasiswanya dengan berbagai fasilitas dan supportdalam hal akademik maupun aktivitas kemahasiswaan” ujar Herman, salah seorang pelajar Indonesia di GRIPS.

Dengan kemudahan fasilitas tersebut, PPI GRIPS sangat sering menjadi tuan rumah dari berbagai diskusi dan kegiatan baik yang diselenggarakan oleh PPI GRIPS sendiri, PPI Korda Kanto maupun PPI Jepang tingkat pusat. Pada kepengurusan 2013-2014, rekan-rekan PPI GRIPS selain bergerak pada kegiatan-kegiatan kekeluargaan, juga mencoba melakukan secara rutin aktivitas diskusi yang disebutIndonesian Forum, rencananya ke depan kegiatan ini akan diselenggarakan lebih luas berkolaborasi dengan PPI Korda Kanto.

PPI GRIPS saat bermain Ski (Doc:PPI GRIPS)

PPI GRIPS saat bermain Ski (Doc:PPI GRIPS)

Jika sahabat-sahabat ingin berdiskusi dan mencari informasi lebih lanjut bagaimana cara daftar dan proses belajar di GRIPS termasuk rekan-rekan kampus lain yang ingin berkolaborasi dengan PPI GRIPS dapat berkomunikasi langsung dengan pengurus PPI GRIPS 2013-2014 yaitu:

Ketua PPI GRIPS       : Dimas Adityo Kusumo (dimas.adityo.grips@gmail.com)

Humas PPI GRIPS     : Janny Raharjo (janny.raharjo@gmail.com)

Demikian liputan singkat dari silaturahim dan ngobrol bareng PPI Korda Kanto dan PPI Komsat GRIPS, semoga terdapat informasi yang bisa bermanfaat atau memotivasi bagi para pembaca khususnya teman-teman yang berminat studi lanjut di kampus GRIPS. Feel free to ask. Untuk Indonesia kita.:)

Silaturahim tim PPI Kanto dan PPI GRIPS (Doc: PPI Kanto)

Silaturahim tim PPI Kanto dan PPI GRIPS (Doc: PPI Kanto)

Salam semangat dan salam hangat dari tim PPI Kanto

Berkenalan dengan Waseda University dan PPI Waseda

Halo kawan-kawan semua,

Kali ini tim PPI Kanto mempunyai program untuk bisa berkunjung dan ngobrol bareng dengan rekan-rekan pengurus PPI Komsat di daerah Kanto, tujuannya lebih pada untuk berbagi informasi, masukan serta “curcol” jika diperlukan.:p. Harapannya dengan begitu, kita bisa lebih merasakan “indahnya romantisme” sebagai satu keluarga besar PPI-Jepang khususnya Korda Kanto.:D

Tanpa berpanjang lebar lagi, Hajimemashou!

Pada rabu (19 Desember 2013) yang lalu, tim PPI Kanto berkesempatan untuk bisa berkunjung dan bertemu dengan kawan-kawan pengurus PPI Waseda. Mungkin bagi sebagian teman-teman Indonesia masih terasa asing dengan nama Waseda sepertinya ya?, nah di artikel ini kita coba kenalkan secara singkat. Jadi Waseda University adalah salah satu universitas swasta yang banyak diminati oleh warga jepang sebagai tujuan studi, dari Universitas ini “terlahir” sekitar 7 perdana menteri Jepang beserta beberapa CEO di perusahaan top Jepang (lebih lanjut bisa membaca di http://en.wikipedia.org/wiki/Waseda_University ). Waseda memiliki beberapa kampus yang utamanya terletak di daerah Shinjuku, ada juga beberapa kampus Waseda yang terletak di daerah lain seperti Waseda University di daerah Kitakyushu.

Untuk link homepage dari Waseda University bisa diakses melalui:

http://www.waseda.jp/top/index-e.html

Gambar patung pendiri dan jam besar di kampus Waseda (Sumber: Elliott.gwu.edu)

Gambar patung pendiri dan jam besar di kampus Waseda (Sumber: Elliott.gwu.edu)

Saat ini, sekitar 35 mahasiswa Indonesia sedang menempuh pendidikan resmi dari jenjang S1 hingga S3. Ada juga beberapa pelajar Indonesia yang bersekolah bahasa untuk periode tertentu (non-degree atau short course). Untuk program S1, sebagian besar pelajar Indonesia di Waseda masuk pada program School of International Liberal Studies (SILS) atau program di Faculty of Science and Engineering (FSE).

“ Saya pergi ke jepang dari S1 bukan karena ingin meninggalkan Indonesia, tetapi dengan alasan ingin belajar ilmu bangunan anti-gempa dan cara-cara menangani bencana alam dengan mimpi agar bisa diterapkan di Indonesia di kemudian hari” ujar Ruben Abdulrachman, salah seorang pelajar S1 program FSE di Waseda. Saat ini, ruben juga berpartisipasi sebagai wakil ketua PPI Waseda dan bergabung sebagai tim biro konten & publikasi di PPI-Jepang. Jadi seiring menuntut ilmu selama S1, kesempatan untuk berorganisasi pun juga terbuka lebar.

Sedangkan untuk program S2 dan S3, sebagian besar rekan-rekan pelajar Indonesia di Waseda tergabung di Graduate School of Asia-Pasific Studies (GSAPS), Faculty of Science and Engineering (FSE) dan beberapa di Faculty of Commerce. Jika teman-teman tertarik lebih jauh dengan masing-masing program bisa langsung mengakses link berikut:

http://www.waseda.jp/eng/graduate.html

“Awalnya saya tidak tahu tentang Waseda University saat di Indonesia, kemudian teman saya yang sedang berkuliah di Waseda memberikan informasi terkait peluang beasiswa yang ada. Dan saat ini, saya sudah di Waseda, Alhamdulillah saya bersyukur sekali, Waseda memiliki fasilitas penelitian yang cukup lengkap dan professor yang kooperatif” testimoni dari Abdul Aziz Akhamadireja, seorang mahasiswa S2 di jurusanApplied Chemistry.

Waseda University sebagai salah satu Universitas Jepang yang memiliki misi go international, terus berusaha mendatangkan mahasiswa internasional yang lebih banyak setiap tahun khususnya dari ASEAN. Secara fasilitas, Waseda memberikan fasilitas yang lengkap dari perpustakaan dan berbagai institusi riset dengan bidang keahlian tertentu serta apresiasi untuk mahasiswa yang memiliki torehan prestasi, saat ini juga terdapat organisasi seperti Waseda Institute for Asian Muslim Studies, organisasi yang berorientasi pada pengenalan tentang islam dan muslim serta mengusahakan adanya Muslim Student Café di kampus Waseda untuk membantu rekan-rekan muslim agar lebih mudah mengakses makanan halal di kampus.

Untuk program beasiswa yang bisa digunakan, beberapa di antaranya adalah beasiswa MEXT (dari pemerintah Jepang) dan beasiswa Asian Special Scholarship, salah satu beasiswa khusus dari Waseda untuk mahasiswa internasional yang cukup menggiurkan jumlahnya.:D. Beasiswa ini pada umumnya disosialisasikan sekitar januari-februari setiap tahunnya, berikut link contoh list beasiswa yang terdapat di website program GSAPS dan FSE,

FSE: http://www.sci.waseda.ac.jp/eng/admissions_mp/scholarships/

GSAPS: http://www.waseda.jp/gsaps/scholarship/financialaid_en.html

Di link tersebut kita bisa menelusuri lebih detail informasi masing-masing beasiswa. Tentu beberapa rekan pelajar ada juga yang menggunakan beasiswa lainnya contoh beasiswa DIKTI dan beasiswa LPDP RI. Jika teman-teman tertarik ke Waseda, dan ingin ngobrol lebih lanjut, bisa menghubungi rekan-rekan PPI Waseda.

Tim PPI Kanto feat PPI Waseda (Doc: PPI Kanto)

Tim PPI Kanto feat PPI Waseda (Doc: PPI Kanto)

Pada kesempatan ngobrol bareng tersebut, PPI Waseda juga bercerita bahwa kegiatan yang rutin ada selama ini lebih mengarah pada kegiatan yang bersifat kekeluargaan seperti penyambutan mahasiswa baru, pelepasan rekan yang akan diwisuda, kegiatan jalan+makan bareng. Target tahun 2014 nanti, sang ketua PPI mengutarakan akan berusaha berpartisipasi dalam acara festival terbesar di kampus Waseda atau disebut Waseda-sai, harapannya dalam kegiatan tersebut, PPI Waseda bisa lebih aktif dalam program pengenalan budaya dan informasi tentang Indonesia di kampus Waseda.

Bagi rekan-rekan yang berminat untuk studi lanjut di Waseda University atau sekedar berjalan-jalan dan ingin tahu lebih banyak tentang PPI Waseda, silahkan bisa berkomunikasi dengan sang ketua PPI Waseda 2013-2014 yaitu:

Saudara Gili (email: gilimandra@yahoo.co.id)

Tim PPI Kanto feat PPI Waseda (Doc: PPI Kanto)

Tim PPI Kanto feat PPI Waseda (Doc: PPI Kanto)

Sekian liputan singkat hasil ngobrol bareng PPI Korda Kanto dengan PPI Komsat Waseda, semoga ada informasi yang bisa bermanfaat atau memotivasi teman-teman untuk studi lanjut khususnya yang berminat di kampus Waseda. Feel free to ask. Untuk Indonesia kita.:)

Salam Semangat dan Salam Hangat dari tim PPI Kanto

Logo PPI Kanto

Asean Job Fair 2015

Menangkan Nexus 7 dalam ASEAN Job Fair 2015!

ASEAN Youth Network in Japan kembali menghadirkan event job hunting terbesar untuk mahasiswa ASEAN di Jepang. Dengan lebih dari 15 perusahaan yang turut berpartisipasi (seperti Panasonic, Toshiba, Hitachi, NEC, dll.), event ini menjadi ajang yang tepat bagi para mahasiswa yang ingin bekerja di perusahaan Jepang. Para mahasiswa yang mendaftar di awal juga berkesempatan untuk di-scout oleh perusahaan-perusahaan besar tersebut.

Tidak hanya itu! Para peserta juga berkesempatan untuk memenangkan tablet Nexus 7! Peluang untuk memenangkan Nexus 7 dan hadiah menarik lainnya akan semakin besar bagi peserta yang mendaftar SEBELUM 23 DESEMBER 2013.

Berikut info mengenai ASEAN Job Fair 2015.

Hari, tanggal: Minggu, 12 Januari 2014

Jam: 12.00 – 18.30

Tempat: Akiba Square, AKIBA UDX 2F

Untuk pendaftaran dan info lebih lanjut, klik http://aseanjobfair2015.aynj.org/ Facebook page: https://www.facebook.com/aseanjobfair2015

Tunggu apa lagi, daftar sekarang juga!

Penyambutan Mahasiswa Baru Kanto 2013/2014

Capture1Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013, PPI Kanto bekerjasama dengan PPI GRIPS mengadakan acara diskusi dan sharing dalam rangka penyambutan mahasiswa baru Indonesia di daerah Kanto untuk semester genap tahun ajaran 2013/2014. Tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan pengarahan awal dan juga sharing mengenai pengalaman selama menjalani kuliah di universitas Jepang kepada mahasiswa baru. Acara ini sendiri diadakan di kampus GRIPS yang bertempat di Roppongi dan dibagi menjadi dua sesi yang dibawakan oleh dua pembicara yang berbeda. Walaupun ditujukan untuk mahasiswa baru, acara ini terbuka untuk umum dan terlihat juga mahasiswa-mahasiswa lama turut datang untuk meramaikan acara ini.

Acara dimulai pukul 10.00 waktu setempat. Pembicara pada sesi pertama adalah Prof Didik J. Rochbini yang membawakan topik “Indonesia & Middle Income Trap: PR Kaum Intelektual Muda “. Diskusi berlangsung hangat, mengingat betapa informatif dan luas materi yang diberikan oleh Prof Didik. Dari sisi mahasiswa pun banyak melontarkan pertanyaan, namun sayang tidak semua aspirasi bisa ditampung dikarenakan Prof. Didik harus menghadiri acara lain. Materi diskusi ini bisa diunduh dari link berikut: Middle Income Trap.ppt.

Sedangkan pembicara pada sesi kedua adalah Teuku Muhammad Roffi, Ketua PPI Jepang periode 2013/2014, yang juga sedang menjalankan studi doktoral di The University of Electro-Communications, Jepang. Topik yang dibawakan pada sesi kedua adalah “Tamasya Seorang Samurai“. Judul ini mengingatkan hadirin bahwa mereka adalah mahasiswa yang bertamasya di Jepang tetapi juga mempunyai misi layaknya seorang Samurai.

Sesi tanya jawab dan diskusi berlangsung hangat dimana peserta yang hadir terlihat cukup antusias dalam mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan para pembicara. Secara umum kegiatan penyambutan ini berjalan lancar dengan harapannya baik mahasiswa lama maupun mahasiswa baru dapat mengambil manfaat dari kegiatan tersebut.

Untuk mahasiswa baru, selamat menjalani kegiatan perkuliahan dan menuntut ilmu di Jepang!

Kunjungan PPI Kanto dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo ke PPI Gunma

ppigunma

 

Pada Sabtu, tanggal 7 September 2013, ketua PPI Kanto (Pramudita Satria Palar) beserta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo (Bapak Dr. Iqbal Djawad) mengunjungi prefektur Gunma untuk bertemu dengan para anggota PPI Gunma, di kota Maebashi yang berjarak sekitar 120 Km dari kota Tokyo. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah sebagai ajang silaturahmi, diskusi, dan juga tukar pikiran antara PPI Kanto, PPI Gunma, dan juga Atdikbud KBRI Tokyo. Sebelum acara dengan PPI Gunma, ketua PPI Kanto dan juga Atdikbud KBRI Tokyo beserta beberapa mahasiswa PPI Gunma mengikuti makan siang bersama dengan Professor Hiyoshi Koyama dari bagian Public Health, Graduate School of Medicine, Universitas Gunma.

Acara dimulai tepat pukul 16:00 JST oleh Fathul Huda, Ketua PPI Gunma yang sedang menjalankan studi doktoral di bidang kedokteran/neuroscience di Universitas Gunma, dengan terlebih dahulu memperkenalkan PPI Gunma dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PPI Gunma. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sharing oleh Dr. Iqbal Djawad dan juga Pramudita Satria Palar (Pram) selaku ketua PPI Kanto yang dibagi menjadi dua sesi. Dr. Iqbal Djawad selaku Atdikbud KBRI Tokyo menjadi pembicara di sesi pertama dengan memaparkan pemikiran-pemikiran beliau mengenai arti dan masa depan ilmu pengetahuan. Beberapa poin penting dari presentasi Dr. Iqbal Djawad adalah perkembangan ilmu pengetahuan yang sedemikian cepat dimana kunci dari penguasaan dan kemajuan ilmu tersebut terletak pada pengurangan kompleksitas dari permasalahan yang ada. Dr. Iqbal Djawad juga menitikberatkan pentingnya kemampuan komunikasi yang wajib dimiliki oleh mahasiswa untuk dapat menyampaikan pendapat dan idenya dengan baik, tidak hanya kepada para ahli di bidang yang sama, namun kepada khalayak ramai.

Sesi kedua yang dimulai sekitar pukul 17:30 JST dibawakan oleh Pram yang menceritakan mengenai pengalamannya di Kongres Diaspora Indonesia 2013. Selain itu Pram juga menekankan pentingnya untuk memperluas pengetahuan di luar bidang keahlian masing-masing yang bisa dilakukan dengan salah satunya rajin membaca buku. Menurut Pram, ilmu pengetahuan di masa depan akan didominasi oleh ilmu-ilmu yang lahir dari persilangan antar berbagai disiplin ilmu sehingga pengetahuan yang luas sangat diperlukan. Sesi tanya jawab di kedua sesi berlangsung lancar dengan partisipasi aktif dari mahasiswa PPI Gunma dan juga diskusi yang berjalan dua arah. Selain itu wacana mengenai pembuatan video inspiratif melalu kerjasama antara PPI Kanto dan atasa pendidikan juga didiskusikan dalam acara.

Acara yang berlangsung singkat dan padat ini kemudian diakhiri dengan dengan solat Magrib, makan malam, foto bersama, dan pemberian suvenir dari PPI Gunma untuk kedua pembicara. Diharapkan dengan adanya acara ini, diharapkan silaturahmi komunikasi dan transfer informasi  antara PPI Kanto, PPI Gunma, dan juga Atdikbud KBRI dapat terus terjalin dengan baik dan dapat terus membawa manfaat untuk satu sama lain.

The forecast for Tokyo, Japan by Wordpress Weather