[Teaser] Nokodai Badminton Cup 2014

COMING SOON NOKODAI BADMINTON CUP 2014 on March 16th, 2014 Held by Student Association of Indonesian in Tokyo University of Agriculture and Technology (PPI NOKODAI) In collaboration with Student Association of Indonesian in More »

[Reminder] Come and Join with ASEAN Job Fair 2015

ASEAN Job Fair adalah ajang pencarian kerja terbesar untuk mahasiswa ASEAN di Jepang. Acara ini diselenggarakan oleh ASEAN Youth Network in Japan (AYNJ) dan Intelligence, perusahaan Jepang yang bergerak dalam bidang sumber More »

Penyambutan Mahasiswa Baru Kanto 2013/2014

Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013, PPI Kanto bekerjasama dengan PPI GRIPS mengadakan acara diskusi dan sharing dalam rangka penyambutan mahasiswa baru Indonesia di daerah Kanto untuk semester genap tahun ajaran 2013/2014. More »

Kunjungan PPI Kanto dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo ke PPI Gunma

  Pada Sabtu, tanggal 7 September 2013, ketua PPI Kanto (Pramudita Satria Palar) beserta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo (Bapak Dr. Iqbal Djawad) mengunjungi prefektur Gunma untuk bertemu dengan para More »

ASEAN Festival 2013

Sabtu (20/7) silam, PPI Kanto dan PPI Jepang turut meramaikan event yang diselenggarakan oleh ASEAN Youth Network in Japan yang bertajuk 8th ASEAN Festival. Seperti tahun-tahun sebelumnya, event ini diadakan di Hollywood More »

Seminar Motivasi dan Beasiswa PPI Kanto – Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT)

Hari Selasa tanggal 26 Maret 2013, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kanto bekerja sama dengan Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) melaksanakan kegiatan seminar motivasi dan beasiswa untuk siswa Indonesia yang sedang menempuh More »

 

Penyambutan Mahasiswa Baru Kanto 2013/2014

Capture1Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013, PPI Kanto bekerjasama dengan PPI GRIPS mengadakan acara diskusi dan sharing dalam rangka penyambutan mahasiswa baru Indonesia di daerah Kanto untuk semester genap tahun ajaran 2013/2014. Tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan pengarahan awal dan juga sharing mengenai pengalaman selama menjalani kuliah di universitas Jepang kepada mahasiswa baru. Acara ini sendiri diadakan di kampus GRIPS yang bertempat di Roppongi dan dibagi menjadi dua sesi yang dibawakan oleh dua pembicara yang berbeda. Walaupun ditujukan untuk mahasiswa baru, acara ini terbuka untuk umum dan terlihat juga mahasiswa-mahasiswa lama turut datang untuk meramaikan acara ini.

Acara dimulai pukul 10.00 waktu setempat. Pembicara pada sesi pertama adalah Prof Didik J. Rochbini yang membawakan topik “Indonesia & Middle Income Trap: PR Kaum Intelektual Muda “. Diskusi berlangsung hangat, mengingat betapa informatif dan luas materi yang diberikan oleh Prof Didik. Dari sisi mahasiswa pun banyak melontarkan pertanyaan, namun sayang tidak semua aspirasi bisa ditampung dikarenakan Prof. Didik harus menghadiri acara lain. Materi diskusi ini bisa diunduh dari link berikut: Middle Income Trap.ppt.

Sedangkan pembicara pada sesi kedua adalah Teuku Muhammad Roffi, Ketua PPI Jepang periode 2013/2014, yang juga sedang menjalankan studi doktoral di The University of Electro-Communications, Jepang. Topik yang dibawakan pada sesi kedua adalah “Tamasya Seorang Samurai“. Judul ini mengingatkan hadirin bahwa mereka adalah mahasiswa yang bertamasya di Jepang tetapi juga mempunyai misi layaknya seorang Samurai.

Sesi tanya jawab dan diskusi berlangsung hangat dimana peserta yang hadir terlihat cukup antusias dalam mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan para pembicara. Secara umum kegiatan penyambutan ini berjalan lancar dengan harapannya baik mahasiswa lama maupun mahasiswa baru dapat mengambil manfaat dari kegiatan tersebut.

Untuk mahasiswa baru, selamat menjalani kegiatan perkuliahan dan menuntut ilmu di Jepang!

Kunjungan PPI Kanto dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo ke PPI Gunma

ppigunma

 

Pada Sabtu, tanggal 7 September 2013, ketua PPI Kanto (Pramudita Satria Palar) beserta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo (Bapak Dr. Iqbal Djawad) mengunjungi prefektur Gunma untuk bertemu dengan para anggota PPI Gunma, di kota Maebashi yang berjarak sekitar 120 Km dari kota Tokyo. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah sebagai ajang silaturahmi, diskusi, dan juga tukar pikiran antara PPI Kanto, PPI Gunma, dan juga Atdikbud KBRI Tokyo. Sebelum acara dengan PPI Gunma, ketua PPI Kanto dan juga Atdikbud KBRI Tokyo beserta beberapa mahasiswa PPI Gunma mengikuti makan siang bersama dengan Professor Hiyoshi Koyama dari bagian Public Health, Graduate School of Medicine, Universitas Gunma.

Acara dimulai tepat pukul 16:00 JST oleh Fathul Huda, Ketua PPI Gunma yang sedang menjalankan studi doktoral di bidang kedokteran/neuroscience di Universitas Gunma, dengan terlebih dahulu memperkenalkan PPI Gunma dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PPI Gunma. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sharing oleh Dr. Iqbal Djawad dan juga Pramudita Satria Palar (Pram) selaku ketua PPI Kanto yang dibagi menjadi dua sesi. Dr. Iqbal Djawad selaku Atdikbud KBRI Tokyo menjadi pembicara di sesi pertama dengan memaparkan pemikiran-pemikiran beliau mengenai arti dan masa depan ilmu pengetahuan. Beberapa poin penting dari presentasi Dr. Iqbal Djawad adalah perkembangan ilmu pengetahuan yang sedemikian cepat dimana kunci dari penguasaan dan kemajuan ilmu tersebut terletak pada pengurangan kompleksitas dari permasalahan yang ada. Dr. Iqbal Djawad juga menitikberatkan pentingnya kemampuan komunikasi yang wajib dimiliki oleh mahasiswa untuk dapat menyampaikan pendapat dan idenya dengan baik, tidak hanya kepada para ahli di bidang yang sama, namun kepada khalayak ramai.

Sesi kedua yang dimulai sekitar pukul 17:30 JST dibawakan oleh Pram yang menceritakan mengenai pengalamannya di Kongres Diaspora Indonesia 2013. Selain itu Pram juga menekankan pentingnya untuk memperluas pengetahuan di luar bidang keahlian masing-masing yang bisa dilakukan dengan salah satunya rajin membaca buku. Menurut Pram, ilmu pengetahuan di masa depan akan didominasi oleh ilmu-ilmu yang lahir dari persilangan antar berbagai disiplin ilmu sehingga pengetahuan yang luas sangat diperlukan. Sesi tanya jawab di kedua sesi berlangsung lancar dengan partisipasi aktif dari mahasiswa PPI Gunma dan juga diskusi yang berjalan dua arah. Selain itu wacana mengenai pembuatan video inspiratif melalu kerjasama antara PPI Kanto dan atasa pendidikan juga didiskusikan dalam acara.

Acara yang berlangsung singkat dan padat ini kemudian diakhiri dengan dengan solat Magrib, makan malam, foto bersama, dan pemberian suvenir dari PPI Gunma untuk kedua pembicara. Diharapkan dengan adanya acara ini, diharapkan silaturahmi komunikasi dan transfer informasi  antara PPI Kanto, PPI Gunma, dan juga Atdikbud KBRI dapat terus terjalin dengan baik dan dapat terus membawa manfaat untuk satu sama lain.

ASEAN Festival 2013

AseanFestival3

Sabtu (20/7) silam, PPI Kanto dan PPI Jepang turut meramaikan event yang diselenggarakan oleh ASEAN Youth Network in Japan yang bertajuk 8th ASEAN Festival. Seperti tahun-tahun sebelumnya, event ini diadakan di Hollywood University of Beauty and Fashion. Acara dimulai dari pukul 12 siang dan berakhir pada pukul 18.30.

Indonesia, sebagai salah satu negara peserta event ini juga turut menggelar stand budaya. Stand budaya Indonesia ini diisi oleh dekorasi bertemakan budaya Indonesia seperti hiasan barong, foto-foto objek wisata Indonesia, dan peta Indonesia. Pengunjung yang datang nampak menikmati dekorasi tersebut dan tidak jarang mereka berfoto di depan uniknya hiasan khas Indonesia ini. Selain dekorasi yang menarik, Indonesia juga turut menyajikan makanan khas Indonesia seperti nasi rendang, batagor, dan pisang kipas – yang mana sangat populer di kalangan pengunjung dan habis terjual sebelum acara berakhir.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Untuk acara seninya sendiri, Indonesia menampilkan fashion show baju daerah dan paduan angklung Khatulistiwa Band yang diiringi oleh lagu dan tarian. Penampilan Indonesia yang memukai ini merupakan penampilan puncak sebelum penampilan tuan rumah Jepang. Pengunjung tampak sangat menikmati uniknya kesenian Indonesia yang membawakan lagu Jepang “Sakura” ini.

Semoga untuk tahun depan, Indonesia bisa lebih terdepan dalam prestasi untuk menampilkan budaya daerahnya!

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

 

SRIT1

Seminar Motivasi dan Beasiswa PPI Kanto – Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT)


Hari Selasa tanggal 26 Maret 2013, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kanto bekerja sama dengan Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) melaksanakan kegiatan seminar motivasi dan beasiswa untuk siswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan dasar mereka di Sekolah Republik Indonesia, Tokyo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terkini mengenai beasiswa S1 di Jepang dan juga memberikan motivasi ke siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di SRIT untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka baik di Jepang maupun di Indonesia.

Kegiatan dibuka oleh Yan Surono sebagai guru SRIT dan dilanjutkan dengan perkenalan dari masing-masing perwakilan PPI Kanto. Dari perwakilan PPI Kanto sendiri, dua orang yang mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan S1 di Jepang turut mempresentasikan informasi mengenai berbagai kesempatan dan beasiswa untuk S1 di Jepang: Yorkie Sutaryo, alumni SRIT yang sedang menjalani pendidikan S1 di Faculty of Policy Studies Universitas Chuo, dan Harish yang sekarang adalah mahasiswa S1 bidang International Development Engineering¸di Tokyo Institute of Technology. Pramudita Satria Palar (Mahasiswa S3 bidang Aeronautics & Astronautics, Universitas Tokyo) dan Amil Ramdan (Mahasiswa S2 bidang Bisnis, Universitas Waseda) turut menceritakan pengalaman mereka saat kuliah S1 di Indonesia dan memberikan cara pandang mengenai keuntungan apa saja yang bisa didapat baik dari kuliah di Indonesia maupun di Jepang.

SRIT2

Sesi presentasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan sharing antara PPI Kanto dengan siswa SRIT. Beberapa pertanyaan umum mengenai bagaimana kehidupan menjadi mahasiswa di Jepang juga terlontar dari siswa SMA yang berminat untuk melanjutkan S1 di Jepang. Pertanyaan lain mengenai apa yang dipelajari di suatu jurusan tertentu baik dalam bidang sains, sosial, maupun seni, juga ditanyakan oleh siswa SRIT sebagai masukan untuk mereka saat harus memilih bidang studi nantinya. Informasi mengenai pendidikan S1 dan kehidupan menjadi mahasiswa S1 di Indonesia pun juga diberikan mengingat beberapa dari siswa SRIT juga akan melanjutkan pendidikan tingginya di Indonesia. Dari PPI Kanto sendiri selalu menekankan arti pentingnya untuk memilih bidang studi yang sesuai dengan passion dan minat dari masing-masing orang, karena hal ini juga akan memiliki pengaruh terhadap seberapa nyaman siswa saat menjalani kuliahnya nanti.

Kegiatan seminar ini diakhiri dengan penutup dari Yan Surono untuk memotivasi para siswa dengan menceritakan sepak terjang salah satu alumni Universitas Jepang, yaitu Ricky Elson yang memiliki pengalaman menjalani karir sebagai tim mobil besutan Dahlan Iskan di Indonesia. Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama staff SRIT, siswa SRIT, dan perwakilan PPI Kanto untuk lebih mempererat silaturahmi antara PPI Kanto dan SRIT. Akhir kata, diharapkan di masa depan Indonesia dapat melihat lebih banyak lagi putra-putri terbaik Indonesia alumni SRIT yang dapat memberikan kontribusi terbaik mereka ke tanah air.

kanto1

Nokodai Badminton Cup 2013

Rabu (20/3) lalu, PPI Fuchu-Koganei mengadakan turnamen badminton internasional yang diberi nama Nokodai Badminton Cup 2013. Acara yang didukung oleh PPI Kanto, PPI Jepang, Tokyo University of Agriculture and Technology, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia ini diselenggarakan di Koganei Campus Taikukan dibagi dalam dua kategori pertandingan, yaitu Ganda Putra dan Ganda Campuran. Terdapat 20 pasang peserta yang mengikuti turnamen ini.

juara1

juara1mixed

 Tahun ini, sekitar 20 pasang peserta dari berbagai negara dan daerah di Jepang mengikuti turnamen badminton yang diketuai oleh Alvin Mariogani. Kategori Ganda Putra dimenangkan oleh pasangan Herry dan Oki dari Chiba. Sementara itu Ganda Campuran dimenangkan oleh pasangan Ikhsan Sulaiman dan Sri Hastuty dari Tsukuba.

 

The forecast for Tokyo, Japan by Wunderground for WordPress