Menu Utama
Prestasi Gemilang Badminton 19th Foreign Students Autumn Sports Fair
Last Updated on Thursday, 18 June 2009 17:05 Written by Widyanto Dwi Nugroho Tuesday, 09 October 2007 19:20
Tokyo, Senin 8 Oktober 2007 (PPI-KantoNews)
Kita Berhasil!!!!!
Ya,…Alhamdulillah……Senin 8 Oktober kemarin, di Comprehensive Sports Center,Chuo Ku Nihonbashi beach town 2 Chome 59 - 1 inside ward beach town park, Tim Badminton Indonesia berhasil meraih prestasi tertinggi di ajang 19th Foreign Students Autumn Sports Fair melalui pertandingan final yang cukup melelahkan dan menegangkan.

Penontonpun dipaksa untuk menahan nafas ketika di set ke-3 atau set penentuan ini kedudukan seimbang 14-14. Tiga kali smash tajam berturut dari Bayu Nugroho berhasil diblok oleh pemain ganda Jepang yang memang terlihat sangat terlatih ini. Baru pada smash ke-4, smash keras Bayu tak mampu mereka bendung. Pukulan menentukan dari veteran juara Pekan Olah Raga Nasional Mahasiswa 1998 ini memastikan kemenangan Indonesia dan memboyong Trophy Juara 1.
Sontak kegembiraan menyelimuti kubu tim Indonesia. Bayu Nugroho yang masih dalam posisi terjatuh setelah melepaskan smash kemenangan ini langsung dikerubuti oleh semua pemain Indonesia. Senyum gembira terlihat diwajah yg letih dan pucat karena sedang berpuasa. Senyum gembira juga nampak diwajah Yeddy yang juga nampak letih setelah sejak dari awal pertandingan final ini menjadi sasaran smash-smash tajam tim Jepang. Beruntung sekali kita memiliki pemain dengan teknik bertahan yang cukup membanggakan seperti Yeddy ini.
Aplaus dan ucapan selamat mengalir dari para penonton. Tim-tim lain yang sebelumnya menjadi lawan tim Indonesia di partai-partai sebelumnya akhirnya menjadi supporter gratis buat tim Indonesia. Sebut saja tim China, Laos, Malaysia, Vietnam dll, menjadi pendukung Tim Indonesia. Sama-sama "Ryuugakusei" begitu kata mereka sebagai alasannya.
Pada partai final ini, tim Indonesia berhadapan dengan Tim Badminton Jepang pemegang gelar Juara 1 Liga Pelajar se Tokyo, dan Juara 2 Liga Pelajar se-Jepang saat ini. Ganda pertama Indonesia Andhi Marjono dan Arifin Putra kalah tipis dalam pertandingan yang cukup alot dan melelahkan. Indonesia menyamakan kedudukan 1-1 melalui pemain tunggal Bayu Nugroho pada pertandingan ke-2. Pertandingan ini mendapat perlawanan sengit dari kapten tim Jepang, namun Bayu berhasil menang 2 set langsung. Pada pertandingan penentuan, Tim Indonesia menurunkan kombinasi ganda Yeddy-Bayu Nugroho, yang dengan perjuangan panjang berhasil unggul 2-1 dan memastikan kemenangan untuk Tim Indonesia.
Partai final ini benar-benar berhasil menyedot perhatian pengunjung dan pemain-pemain dari negara-negara lain. Baik Tim Indonesia maupun Tim Jepang berhasil menyuguhkan permainan-permainan yang cantik, menarik, menghibur tapi juga garang. Adu teknik permainan menghiasi jalannya pertandingan ini. Tak jarang penonton terbengong-bengong ketika bola-bola "mustahil" masih mampu diantisipasi. Dan kita bisa membuktikan bahwa Tim Indonesia lebih unggul.
Memang, lawan terberat Tim Indonesia di event ini adalah Tim tuan rumah di partai final ini. Tanpa bermaksud meremehkan, Tim Indonesia berhasil menang mudah di babak penyisihan group, yang akhirnya memimpin klasemen Group A. "Durung kringeten je,…kok wis menang" (belum berkeringat nih, kok sudah menang)..begitu candaan di antara Tim Indonesia untuk menambah percaya diri dan semangat kala itu sekaligus untuk mengurangi ketegangan. Pun di babak semifinal, Tim Indonesia juga menang telak dengan mudah dari tim negara Laos.
Nah,…..bagaimana persiapan kita untuk pertemuan dengan mereka atau tim sekelas mereka di event mendatang???? Dapat dipastikan mereka akan semakin giat berlatih dan teknik permainannya akan lebih berkembang untuk masa datang.
Teringat semboyan PPI JEPANG, "Membuka dunia untuk Indonesia, membuka Indonesia untuk dunia". Setidaknya Tim Badminton Indonesia telah memberikan kontibusinya untuk hal ini,..walau mungkin hanya sebuah upaya yang sangat kecil.
Sebuah harapan untuk masa datang
Harapannya adalah menjaga kejayaan Badminton di tangan Indonesia. Sangat dimungkinkan, di antara ribuan Pelajar yang menimba ilmu di Jepang ini pastilah banyak bibit-bibit atlet yang siap untuk membawa nama bangsa Indonesia lewat kancah ini, termasuk pemain-pemain muda berbakat yang masih belum kelihatan atau terpetakan. Mengingat usia para pemain dalam Tim Badminton yang sekarang ini boleh dikatakan sudah cukup senior, maka kontribusi dari generasi yang lebih muda akan sangat diharapkan khususnya untuk masa-masa mendatang.
Jadi, mari kita harumkan nama bangsa melalui apa yang bisa kita lakukan. Yang hobby badminton,…….Ayo,…gabung,..tunggu apa lagi…..
Tim Badminton Indonesia di 19th Foreign Students Autumn Sports Fair
- Andhi Marjono, Ganda I Indonesia (University of Electro-Communication)
- Arifin Putra, Ganda I Indonesia (Tokyo University)
- Bayu Nugroho, Tunggal I dan Ganda II Indonesia (Iwate University)
- Yeddy, Ganda II Indonesia (Kaiyodai)
- Widy Nugroho, Team Manager dan Ganda II Indonesia (Nokodai)
Bravo Badminton Indonesia!!!!
***
lay out: lib
photo credit: wdn
| < Prev | Next > |
|---|



